SMA Srijaya Negara Palembang – Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), SMA Srijaya Negara Palembang (SMA Labschool Unsri) terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21 tanpa mengesampingkan pendidikan karakter. Melalui program AI Care Community: Students for Sustainable Well-being, sekolah mengajak siswa untuk memanfaatkan AI secara bijak sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan budaya positif di lingkungan sekolah.
Program ini diawali dengan sesi pembelajaran bersama Guru Bimbingan dan Konseling (BK) yang membahas pentingnya empati, sikap saling menghargai, pencegahan perundungan (anti-bullying), serta membangun hubungan yang sehat di lingkungan sekolah. Materi tersebut menjadi fondasi agar siswa memahami bahwa perkembangan teknologi harus diiringi dengan karakter yang baik.
Selanjutnya, siswa mengikuti pembelajaran mengenai Artificial Intelligence (AI) yang dipandu oleh Guru Informatika dan Guru Robotik. Dalam sesi ini, siswa diperkenalkan pada konsep dasar AI, manfaat AI dalam dunia pendidikan, penggunaan AI secara bertanggung jawab, serta pentingnya menjadi warga digital (digital citizen) yang bijak.
Sebagai bentuk implementasi pembelajaran, siswa kemudian bekerja secara individu maupun kelompok untuk membuat poster kampanye edukatif dengan memanfaatkan teknologi berbasis AI. Poster-poster tersebut mengangkat berbagai tema, seperti penggunaan AI secara bertanggung jawab, empati, anti-bullying, menghargai sesama, serta membangun budaya digital yang positif.
Hasil karya siswa selanjutnya dipamerkan melalui mading sekolah dan dipublikasikan melalui media sosial sehingga dapat dibaca oleh warga sekolah, orang tua, maupun masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar menggunakan AI sebagai alat bantu belajar, tetapi juga sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan positif yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Kepala SMA Srijaya Negara menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu upaya sekolah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi era digital.
“Kami percaya bahwa siswa tidak hanya perlu menguasai teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dalam menggunakannya. Melalui AI Care Community, kami ingin membentuk generasi yang mampu memanfaatkan Artificial Intelligence secara bertanggung jawab, kreatif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara Guru BK, Guru Informatika, Guru Robotik, serta partisipasi aktif siswa, program AI Care Community: Students for Sustainable Well-being diharapkan dapat menjadi budaya belajar yang berkelanjutan di SMA Srijaya Negara sekaligus menginspirasi sekolah lain dalam mengintegrasikan literasi AI dengan pendidikan karakter.
Program ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 4 (Quality Education), dan SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui penguatan kesejahteraan peserta didik, pendidikan berkualitas, serta pembentukan budaya sekolah yang aman, inklusif, dan bertanggung jawab.






0 Komentar